⟵ Brilian / Blog

Episode pertama Taishou Otome Otogibanashi

211028-img01

Musim baru, anime baru. Ya walaupun ini gak bisa dibilang “baru” juga, karena udah tiga minggu lalu keluarnya. Tapi, karena saya males download aplikasi lain buat nonton, yaudah lah ya, nunggu “delay” pun gak terlalu buruk.

Taishou Otome Otogibanashi, sebenarnya saya udah ada niatan baca komiknya dari beberapa bulan yang lalu, lalu adaptasi anime-nya diumumin, dan ya mending nonton aja. Karena menurut saya sendiri, anime > komik, setidaknya for the most part (saya gak terlalu yakin ini Bahasa Indonesianya apaan XD).

Kesan pertama? Bingung, ya, bingung. Yuzu itu masih kecil banget anjer, masih dibawah 15 tahun. “Emang bisa gitu?” “Emang legal gitu?” lalu saya sadar latar waktunya. Taishou, 1912-1926, yup, udah hampir lebih dari seratus tahun yang lalu. saya gak tahu sih di era itu kayak gimana, tapi sepertinya bisa diasumsikan bahwa itu boleh (saya gak yakin ya *peace*).

Lalu plot, kita ngomongin soal gadis yang “dijual” sama orang tuanya buat bayar hutang. Terdengar sangat-sangat familiar kan? Saya rasa plot semacam ini banyak banget ditemuin di sinetron Indonesia, jadi, bukan sesuatu yang istimewa. Seorang gadis super imut dan anak laki-laki tanpa motivasi hidup sama sekali? Juga bukan sesuatu yang istimewa.

Untuk presentasi visual dan audio, lagi-lagi bukan sesuatu yang istimewa. Gak buruk, sungguh, gak buruk sama sekali, tapi itu tadi.

Aneh sih rasanya, hanya itu aja yang berhasil saya “tangkap”, sangat-sangat sedikit ya? Tulisan yang beneran ngegambarin episode ini di mata saya, sedikit (yang menarik). Apa menariknya emang? A… Yuzu, yep seorang gadis super imut memang biasa aja, tapi seorang gadis super imut yang mau “dijual” oleh orang tuanya itu cukup menarik.

Harapan saya cuma satu, semoga ada alasan yang masuk akal kenapa dia mau, kenapa dia setuju, kenapa dia bisa menerima itu seakan bukan sesuatu yang besar.

Bukan sesuatu yang istimewa, udah berapa banyak saya nulis kalimat ini wkwkwkwk.